motiv :)
Mulai hari ini, Esok dan seterusnya dengan senyuman karena hanya senyuman itu yang dapat mencerahkan dunia kita . Hidupku hanya aku yang bisa mengubahnya :)
Jumat, 24 Februari 2012
Pa Mario Teguh - Part III
Sahabatku yang hatinya sedang bersedih hati,
katakanlah ini sebagai kalimatmu sendiri …
Tuhanku yang sangat aku kasihi,
kekasihMu yang kecil ini sedang bersedih.
Hatiku yang lemah ini tenggelam ragu,
jantungku gemetar takut, tubuhku meleleh letih,
dan tangisku mencekat nafasku.
Aku yakin Engkau tersenyum
melihatku tak sabar menanti penyelamatanMu.
Tuhanku, tolonglah aku.
Keluarkanlah aku dari derita ini.
Tidurkanlah aku, indahkanlah mimpiku,
dan bangunkanlah aku dalam kedamaian.
Aamiin
Pa Mario Teguh - Part II
Sahabat saya yang baik hatinya,
Hadiah bagi orang yang melakukan kesalahan, adalah kesempatan untuk memperbaiki sikap yang menjadikannya salah.
Maka janganlah berlama-lama dalam penyesalan.
Segeralah perbaiki sikap yang menyebabkannya.
Tidak ada kesalahan atau kegagalan apa pun yang bisa merendahkan Anda, jika Anda ikhlas memperbarui diri.
Itu yang menjadikan Anda bangkit gagah setelah semua bara api padam.
Mario Teguh – Loving you all as always
---------------
ps. Semoga Tuhan memelihara hati Anda, dan mendamaikannya dalam ketabahan dan harapan baik bagi masa depan yang sejahtera.
Bersabarlah.
Kesabaran adalah kekuatan yang Anda butuhkan untuk menghubungkan saat ini, dengan saat terpenuhinya impian-impian hati Anda.
Aamiin
Pa Mario Teguh - Part I
Engkau yang sedang memarahi dirimu sendiri karena kesalahannya, dengarlah ini …
Janganlah terlalu memarahi dirimu sendiri seperti itu.
Janganlah membuat dirimu sesedih itu, karena dia adalah satu-satunya sahabat yang akan menemanimu sepanjang hidupmu, walau apa pun yang terjadi.
Salah sekarang itu lebih baik, daripada nanti waktu tua, saat engkau sudah tak mampu lagi memperbaiki kesalahan.
Kesalahan adalah kemungkinan logis dalam upayamu mencapai keberhasilan.
Jika engkau menghindari kesalahan, engkau juga menghindari keberhasilan.
Maka ramahkanlah dirimu terhadap kemungkinan salah.
Lebih baik salah waktu muda, dan belajar untuk menjadi lebih tepat dengan berjalannya waktu, daripada tetap salah sampai tua, karena tidak pernah belajar dari kesalahan.
Kakakmu ini jauh lebih banyak mengalami kesalahan daripadamu, dan aku masih tetap tersenyum dan OK saja dalam menghadapi kemungkinan salah berikutnya.
Engkau berhasil, bukan karena tidak pernah salah, tapi karena menjadi lebih kuat dan lebih mampu karena kesalahan yang sebelumnya.
Mario Teguh - Loving you all as always
---------------
ps. Hidup ini lebih indah daripada yang bisa kita gambarkan, dalam kata-kata atau lukisan.
Ikhlaskanlah hati dan pikiranmu untuk diperkaya dengan keindahannya.
Janganlah lagi mengeluh.
Live beautifully!
Janganlah terlalu memarahi dirimu sendiri seperti itu.
Janganlah membuat dirimu sesedih itu, karena dia adalah satu-satunya sahabat yang akan menemanimu sepanjang hidupmu, walau apa pun yang terjadi.
Salah sekarang itu lebih baik, daripada nanti waktu tua, saat engkau sudah tak mampu lagi memperbaiki kesalahan.
Kesalahan adalah kemungkinan logis dalam upayamu mencapai keberhasilan.
Jika engkau menghindari kesalahan, engkau juga menghindari keberhasilan.
Maka ramahkanlah dirimu terhadap kemungkinan salah.
Lebih baik salah waktu muda, dan belajar untuk menjadi lebih tepat dengan berjalannya waktu, daripada tetap salah sampai tua, karena tidak pernah belajar dari kesalahan.
Kakakmu ini jauh lebih banyak mengalami kesalahan daripadamu, dan aku masih tetap tersenyum dan OK saja dalam menghadapi kemungkinan salah berikutnya.
Engkau berhasil, bukan karena tidak pernah salah, tapi karena menjadi lebih kuat dan lebih mampu karena kesalahan yang sebelumnya.
Mario Teguh - Loving you all as always
---------------
ps. Hidup ini lebih indah daripada yang bisa kita gambarkan, dalam kata-kata atau lukisan.
Ikhlaskanlah hati dan pikiranmu untuk diperkaya dengan keindahannya.
Janganlah lagi mengeluh.
Live beautifully!
Lirik Lagu Last Child - Separuh Nafas Ini (feat Giselle)
Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Aku tak akan lupa tak akan pernah bisa
Tentang apa yang harus memisahkan kita
Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini
Kita telah lewati rasa yang pernah mati
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku
Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini
Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu hooo..)
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Ini yang terakhir, dan ini yang terakhir
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku)
Kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali)
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini
Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Aku tak akan lupa tak akan pernah bisa
Tentang apa yang harus memisahkan kita
Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini
Kita telah lewati rasa yang pernah mati
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku
Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini
Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu hooo..)
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Ini yang terakhir, dan ini yang terakhir
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku)
Kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali)
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini
Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini
Langganan:
Komentar (Atom)