motiv :)

Mulai hari ini, Esok dan seterusnya dengan senyuman karena hanya senyuman itu yang dapat mencerahkan dunia kita . Hidupku hanya aku yang bisa mengubahnya :)



Jumat, 30 Maret 2012

SYUKUR , SABAR

saudaraku...
Syukur itu adalah tingkatan paling tinggi dan paling luhur sekalipun kita sedang dalam menghadapi derita atau pahitnya cobaan. Karena jika kita membandingkan nikmat2 Allah yg di karuniakan kpd kita yg sangat banyak jumlahnya dgn cobaan yg pernah kita alami maka kita akan dapati bahwa cobaan2 itu kecil di banding nikmat.

Sungguh, seseorang tdk akan masuk surga kecuali dengan rahmat Allah. Tidak layak baginya bersandar kepada amalnya untuk menggapai keselamatan dan mendapatkan derajat tinggi di surga..
Karena tidaklah dia sanggup beramal kecuali dgn taufiq Allah, meninggalkan maksiat dengan hidayah dan perlindungan Allah..
Semua itu berkat rahmat dan karuniaNya..


Perjalanan hidup terkadang membawamu jatuh dlm berbagai kesulitan yg terasa begitu berat bagimu. Dadamu menjadi sesak. Bumi yg begitu luas terhampar menjadi sempit bagimu.
Jangan sampai keadaan ini membuat dirimu berputus asa..
Bersabarlah..

Ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dgn kesabaran. Jalan keluar beriringan dgn kesukaran. Dan sesudah kesulitan itu akan datang kemudahan


Demi Allah, harimu sekarang adalah hari dimana harus terkumpul bekal untuk akhiratmu, baik untuk ke surga atau ke neraka..
Jika engkau menuju Allah, niscaya engkau akan mendapat kebahagiaan dan keberuntungan besar dalam waktu yg singkat dan tidak abadi ini..
Tapi jika engkau dahulukan syahwat, kesenangan dan main-main, niscaya engkau akan mendapat kepahitan yg besar dan abadi..
(Ibnul Qoyyim)


Orang yg mencintai sesuatu takkan melewatkan sedetik pun waktunya untuk mengingat sesuatu itu, Termasuk ketika mengingat kematian yg menjadi paling di ingatnya, Dengan memaknai kematian, berarti kita sangat menghargai arti kehidupan…


Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang empat perkara; Tentang badannya, untuk apa ia gunakan, tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan dalam hal apa ia belanjakan, dan tentang ilmunya bagaimana ia beramal dengannya.” (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh Syekh Al Albani).


Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang se2orang yg tidak punya apapun untuk dimakan. Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa2, pikirkan tentang seseorang yg meminta-minta dijalanan. Maka hari ini sblm kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang se2orang yg tak punya kesempatan beramal dan meninggal terlalu cepat.



Barangsiapa yang berbuat kebaikan, maka kebaikan itu adalah untuk dirinya sendiri dan begitu pula sebaliknya. Jadi masihkah kita menghitung-hitung apa yang sudah kita keluarkan untuk kebaikan. Bukankah semakin banyak jumlah tabungan kebaikan kita, maka akan semakin banyak pula timbangan yang kita peroleh di akhirat kelak ???


Pendeknya waktu dunia dan kenikmatannya yang fana dibandingkan dengan abadinya akhirat dan kenikmatannya, seperti air yg menempel pada jari tangan seseorang setelah dicelupkan di laut dengan banyaknya air laut, sungguh tidak sebanding, yg pasti akan hilang dan punah, maka kita tidak akan mengutamakan yg fana atas yg abadi.


“Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.” (QS. Al-Nahl: 96)


============



Syukur dan sabar demikian penting sebagai sarana peningkatan kualitas diri dan keimanan seseorang. Untuk itu marilah kita sama-sama berharap akan pertolongan-Nya, semoga Allah Yang Maha Pemurah, senantiasa menggolongkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang mampu bersyukur dan bersabar. Syukur atas semua nikmat-Nya, bersabar atas ujian yang ditimpakan-Nya. Amien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar